Berikut Ini, Kebohongan Yang Bisa Membuat Anda Diterima Pada Saat Anda Sedang Melamar Pekerjaan
Kebohongan tidak selamanya berdampak buruk pada karir. Buktinya
terdapat beberapa kebohongan yang justru dapat membantu Anda berlabuh di
pekerjaan baru yang lebih menyenangkan.
Tentu saja, kebohongan yang dilontarkan bukan hal serius yang dapat
merugikan perusahaan tempat Anda melamar. Seperti misalnya, jangan
pernah bohong mengenai kemampuan yang tak pernah dimiliki.
Anda tak akan pernah direkrut untuk pekerjaan yang tak bisa
dilakukan. Jadi, berikut empat kebohongan ringan yang bisa membantu saat
melakukan wawancara kerja seperti dilansir dari laman Business Insider, Sabtu (20/6/2015):
1. Saya menyayangi seluruh rekan kerja di kantor lama
Tentu saja tidak ada yang pernah bisa berhubungan baik dengan seluruh
rekan saat bekerja di kantor. Pasalnya, setiap orang memiliki
kepribadian yang berbeda dan terkadang beberapa diantaranya cukup
menyebalkan.
Meski begitu, Anda harus memberitahu calon atasan tentang betapa
hebatnya rekan kerja di kantor sebelumnya. Perkataan selain itu hanya
akan membuat terlihat sebagai sosok orang yang senang mengeluh dan
memiliki masalah pribadi dengan banyak orang.
2. Bos saya dulu adalah yang terbaik
Sebagian besar alasan pegawai meninggalkan pekerjaannya karena dia
memiliki hubungan kerja yang kurang baik dengan atasannya. Tapi itu tak
akan meyakinkan calon atasan saat Anda melamar kerja.
Katakan bahwa atasan adalah pimpinan yang hebat dan Anda belajar
banyak darinya. Bicara hal negatif tentang atasan di kantor lama akan
membuat calon manajer baru Anda cemas.
3. Saya melihat peluang besar di perusahaan ini
Alasan utama Anda meninggalkan pekerjaan biasanya lantaran tidak akur
dengan atasan, rekan kerja, bekerja sendirian, transportasi yang sulit
atau gaji rendah. Namun jangan pernah katakan itu saat Anda melamar
kerja di sebuah perusahaan.
Jelaskan betapa Anda sangat tertarik dengan pekerjaan yang ditawarkan dan melihat peluang besar di perusahaan yang baru.
4. Jangan jujur soal ganti-ganti perusahaan
Jangan pernah megungkapkan dengan jujur seberapa banyak perusahaan di
mana pernah bekerja sebelumnya, terutama jika Anda hanya bekerja dalam
hitungan bulan. Pastikan Anda mengatakan pernah bekerja di perusahaan
lama dalam hitungan tahun.

No comments
Post a Comment