• Breaking News

    Pentingnya Membangun Usaha Kecil Menengah UKM

    Sudah seharusnya peran dari UKM dengan segala keterbatasannya mendapat apresiasi dari pemerintah dengan membuat kebijakan yang pro kepada UKM. Kebijakan yang benar-benar dirasakan langsung oleh pelaku UKM, bukan hanya sebuah retorika yang selalu menjadi angin surga dan komoditas politik ketika ingin mendapatkan kekuasaan.

    Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sudah terbukti menjadi penopang ekonomi bangsa kita, sejarah membuktikan ketika hantaman badai krisis yang menghantam Indonesia pada tahu 1998, perusahaan konglomerat berguguran satu persatu, tetapi UKM mampu bertahan dan memberi konstribusi besar pada penyelamatan ekonomi bangsa ini.

    Membangun UKM harusnya menjadi pilihan mutlak bagi pemerintah baik di pusat maupun daerah. Membangun kemandirian UKM adalah sebuah kewajiban, ada berapa alasan dan referensi yang mewajibkan kita harus melaksanakannya.

    Dalam Al-Quran Surat 59 ayat 7, Allah SWT melarang berputarnya harta (modal) hanya dikalangan orang-orang kaya saja. Dari ayat ini kita bisa belajar bahwasanya aktivitas perekonomian hendaknya melibatkan partisipasi aktif dari kelompok masyarakat kelas menengah kebawah, yang notabene adalah mayoritas penduduk di suatu Negara.


    Rasulullah SAW dalam sebuah sabdanya, menyatakan bahwa kalian akan ditolong oleh sebab kaum dhuafa diantara kalian, maka kita mempunyai kewajiban menolong kaum lemah di negeri ini dengan mengembangkan UKM secara bersama-sama. Menurut Imam Hasan al-Bana (cendikiawan Islam) dalam diskusinya tentang reformasi ekonomi dalam ajaran Islam, usaha kecil dan menengah akan mampu membantu menyediakan lapangan kerja produktif bagi keluarga miskin, dan kemudian akan meminimalisir tingkat kemiskinan yang ada.

    Dr Muhammad Yunus pun menegaskan bahwa upah pekerjaan bukanlah jalan `bahagia` dalam mereduksi kemiskinan, tetapi mengembangkan usaha sendiri (baca : memiliki usaha sendiri walau dalam level UKM) lebih memiliki potensi untuk mengembangkan basis aset seseorang.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh Michigan State University, AS, di sejumlah negara, ternyata ditegaskan bahwa UKM telah memberikan kontribusi nyata yang sangat berharga didalam menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan (M Umer Chapra dalam Islam and Economic Development). Industri UKM di Jepang telah mampu menghasilkan 50 % dari total keseluruhan output industrinya, dan menyerap 75 % angkatan kerja Jepang. Begitu pula dengan bisnis retailnya, yang 75 persennya dikelola oleh usaha toko keluarga yang dilindungi oleh hukum.

    Di Jerman, kesadaran untuk mengembangkan usaha kecil menengah semakin besar, karena ternyata industri rumah tangga mampu memainkan peran signifikan dalam perekonomian Jerman.

    Bagaimana dengan kondisi UKM di Indonesia, saya yakin kita semua miris melihat kurangnya perhatian pemerintah bagi UKM, untuk itu sudah saatnya kita lebih berani menyampaikan kepada pemerintah di pusat dan di daerah, betapa pentingnya membangun UKM.
    Pengembangan UKM ini merupakan salah satu upaya untuk lebih memandirikan dan mensejahterakan negeri ini, serta melepaskan diri dari ketergantungan terhadap donasi dan bantuan asing. Membangun kemandirian UKM merupakan salah satu bentuk kewajiban kita, karena Rasulullah SAW dalam sebuah sabdanya menyatakan bahwa kalian akan ditolong dengan sebab kaum dhuafa diantara kalian Tentu saja, untuk mengundang turunnya pertolongan Allah SWT, maka kita berkewajiban membantu kaum lemah di negeri ini dengan mengembangkan UKM secara bersama-sama.

    No comments