Pembentukan Pribadi Lebih Penting Dari Pada Uang
Kalau boleh tahu, apa pekerjaan anda sekarang ini? Mungkin karyawan kantor, marketing, admin, manager dsb. Atau bisa jadi anda pengusaha yang menginginkan keuntungan besar. Semua pekerjaan diatas menghendaki adanya pemasukan dalam bentuk uang. Sementara itu uang yang diinginkan sudah pasti ingin melimpah. Namun sayang, apa yang kita inginkan seringkali tidak sesuai dengan kenyataan, mengapa bisa demikian?
Saya mempunyai sahabat seorang sales/ marketing yang menginginkan mendapat banyak klien sehingga bonus yang diterima besar. Ia bertanya kepada saya, adakah amalan mempermudah penjualan? Atau adakah amalan penglaris?
Lalu ia menerapkan amalan penglaris, dimana bulan berikutnya mendapatkan Klien baru sehingga ia mendapatkan bonus. Bulan berikutnya lagi kosong dan seterusnya tidak memuaskan. Lalu hilanglah keyakinan tentang amalan penglaris.
Demikian juga kalau saya berikan rahasia, dimana uang akan datang ketika anda memberikan pelayanan yang memuaskan. Bulan berikutnya diterapkan namun bulan berikutnya lagi tidak karena hasil tidak memuaskan. Hilanglah keyakinan tentang pelayanan dan servis kepada pelanggan.
Lalu harus bagaimana?
Menurut saya, ada sesuatu hal besar yang dilupakan yakni diri pribadi anda. Apa sih diri pribadi? Silahkan baca artikelnya disini.
Karena fokus anda adalah uang maka ada sesuatu hal mendasar yang seringkali terlupakan yakni pribadi anda sendiri. Demikian pula dikarenakan,
Kebutuhan hidup
Urusan dapur
Pendidikan anak yang mau tidak mau harus dipenuhi
Gaya hidup yang sudah terlanjur mewah
Dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang mau tidak mau harus dipenuhi dengan uang. Inilah yang menyebabkan PRIBADI anda sendiri hilang.
Apa sih PRIBADI kita itu?
Keunikan diri
Bakat terpendam
Jiwa manusia itu sendiri
Warna pribadi/ mental
Atau apalah namanya yang pasti ia adalah manusia itu sendiri yang terdiri dari jiwa dan raga. Melebur dalam cipta, rasa dan karsa. Itulah yang seharusnya menjadi tujuan utama, yakni menempa PRIBADI anda sendiri.
Kalau sudah begitu maka..
Tidak perlu diminta ia akan melakukan ibadah dengan ikhlas
Tanpa perlu disuruh ia akan belajar dari berbagai sumber
Tanpa perlu dinasehati ia akan melayani dengan sepenuh hati
Jika cipta, rasa dan karsa yang membentuk PRIBADI anda sendiri sudah diputuskan untuk dipanggil dan dilibatkan dalam aktifitas, maka pada hakikatnya anda sedang berjalan menuju rencana besar Tuhan Sang Pencipta. Pada akhirnya bukan uang yang menjadi tujuan utama karena akan diberikannya secara melimpah dalam hidup kita. Tetapi tujuan utama adalah pembentukan PRIBADI besar.
Saya mempunyai sahabat seorang sales/ marketing yang menginginkan mendapat banyak klien sehingga bonus yang diterima besar. Ia bertanya kepada saya, adakah amalan mempermudah penjualan? Atau adakah amalan penglaris?
Lalu ia menerapkan amalan penglaris, dimana bulan berikutnya mendapatkan Klien baru sehingga ia mendapatkan bonus. Bulan berikutnya lagi kosong dan seterusnya tidak memuaskan. Lalu hilanglah keyakinan tentang amalan penglaris.
Demikian juga kalau saya berikan rahasia, dimana uang akan datang ketika anda memberikan pelayanan yang memuaskan. Bulan berikutnya diterapkan namun bulan berikutnya lagi tidak karena hasil tidak memuaskan. Hilanglah keyakinan tentang pelayanan dan servis kepada pelanggan.
Lalu harus bagaimana?
Menurut saya, ada sesuatu hal besar yang dilupakan yakni diri pribadi anda. Apa sih diri pribadi? Silahkan baca artikelnya disini.
Karena fokus anda adalah uang maka ada sesuatu hal mendasar yang seringkali terlupakan yakni pribadi anda sendiri. Demikian pula dikarenakan,
Kebutuhan hidup
Urusan dapur
Pendidikan anak yang mau tidak mau harus dipenuhi
Gaya hidup yang sudah terlanjur mewah
Dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang mau tidak mau harus dipenuhi dengan uang. Inilah yang menyebabkan PRIBADI anda sendiri hilang.
Apa sih PRIBADI kita itu?
Keunikan diri
Bakat terpendam
Jiwa manusia itu sendiri
Warna pribadi/ mental
Atau apalah namanya yang pasti ia adalah manusia itu sendiri yang terdiri dari jiwa dan raga. Melebur dalam cipta, rasa dan karsa. Itulah yang seharusnya menjadi tujuan utama, yakni menempa PRIBADI anda sendiri.
Kalau sudah begitu maka..
Tidak perlu diminta ia akan melakukan ibadah dengan ikhlas
Tanpa perlu disuruh ia akan belajar dari berbagai sumber
Tanpa perlu dinasehati ia akan melayani dengan sepenuh hati
Jika cipta, rasa dan karsa yang membentuk PRIBADI anda sendiri sudah diputuskan untuk dipanggil dan dilibatkan dalam aktifitas, maka pada hakikatnya anda sedang berjalan menuju rencana besar Tuhan Sang Pencipta. Pada akhirnya bukan uang yang menjadi tujuan utama karena akan diberikannya secara melimpah dalam hidup kita. Tetapi tujuan utama adalah pembentukan PRIBADI besar.
No comments
Post a Comment