• Breaking News

    Alasan Mengapa Anda Harus Tidak Terlalu Sering Nonton Drama Korea

    Cunning Single Lady atau Cheondam Dong dan mungkin masih banyak lagi judul Film drama Korea lainnya yang sering menjadi tontonan remaja sekarang. Selain percintaan, kebencian lalu kesedihan, dendam dan kebahagian, film atau drama Korea juga sangat mencondongkan tentang kesuksesan. Bagaimana memperoleh kesuksesan ketika dalam keadaan yang sangat terpuruk sekalipun. 

    Meraih sukses setelah terkucilkan, tersakiti dan terhina menjadi karakter film Korea, namun pernahkah kita berfikir bahwa dampak dari film atau drama-drama yang dipertontonkan terhadap remaja yang masih terbilang hasrat dan nafsu masih sangat labil. mereka akan lebih peka sehingga pikiran mereka bisa mengambang seperti melayang karena khayalan untuk meraih sukses atau mendapatkan cinta dari pasangan yang cantik atau tampan seperti dalam drama-drama tersebut.

    Yah, drama Korea memang menjadi trending film 2010-2015 setelah film BollyWood yang lebih populer di tahun 2000an. Film-film India pada saat itu menjadi komsumsi bukan hanya para remaja bahkan anak-anak dan orang tua sekalipun, menonton bersama (nobar) keluarga dan tanpa sadar mengkucurkan air mata juga bersama-sama.

    lalu apa dampak dari film-film tersebut terhadap masa depan kita, tentu saja angan menunggu akan datangnya waktu dimana kita mendapatkan hal yang sama oleh para pemain film tersebut dan angan seperti inilah yang sangat saya cemaskan.
     
    Kesuksesan diraih pada usia yang muda dan dalam tempo yang sangat singkat hanya karena dasar kebencian dan dendam sehingga hal itu bisa terwujud. lalu apakah kita harus memunculkan perasaan seperti itu juga untuk mendapatkannya.

    Namun sebenarnya dalam drama-drama tersebut bukan berarti tidak ada hal positif yang bisa kita petik, film dan drama-drama tersebut juga memberikan pelajaran bagaimana bertahan hidup dalam himpitan ekonomi dan masalah keluarga yang tidak harmonis, memberikan fighting untuk selalu bekerja keras untuk meraih kesuksesan.

    Intinya film atau drama apapun yang anda tonton dampak positif atau negatif adalah milik anda. Tanpa menontonpun dampak itu terkadang muncul pada diri seseorang bahkan kita sendiri (khayalan tingkat dewa).



    No comments