Hari Gini Pengantin Baru Banyak Bertengkar : Inilah Penyebabnya
Siapa bilang pengantin baru itu isinya hanya hal-hal manis saja.
Sekalipun melewati momen romantis ternyata para pengantin baru juga
mengalami episode pertengkaran. Terutama mereka yang baru menikah tiga
bulan lamanya. Ada saja hal-hal yang memicu pertengkaran.
Bagaimanapun,
sebenarnya hal itu normal terjadi kok. Tak perlu terlalu dikhawatirkan
apalagi sampai membuat Anda ingin berpisah. Ingatlah bahwa hampir semua
pasangan baru selalu mengalami pertengkaran seperti beberapa hal di
bawah ini:
Kebiasaan buruk
Dulu sewaktu belum
tinggal di satu atap yang sama, kebiasaan buruknya tak terdeteksi. Kali
ini, karena setiap hari bertemu dan tidur di ranjang yang sama, seketika
Anda tahu semua kebiasaan buruk yang terkadang mengganggu Anda.
Entah
itu gaya tidurnya yang menghabiskan tempat, kebiasaan ngoroknya, doyan
ngemil di tempat tidur, dan lain sebagainya. Anda perlu tahu bahwa
kebiasaan buruk tak bisa instant diubah dengan pertengkaran. Anda perlu
jurus-jurus jitu dan kesabaran untuk mengubah kebiasaannya.
Pengeluaran besar
Dan
karena sudah menikah kemudian bisa berhemat ria? Jangan keburu senang
dulu. Justru saat menikah pengeluaran terkadang berbeda dari saat Anda
single. Saat sedang berpacaran dulu, Anda akan rajin menabung demi
membelikan dia hadiah ulang tahun atau sekedar membuatkan kue. Kalau
sudah menikah, Anda akan kebingungan mengatur budget belanja, membayar
listrik, membayar tagihan kredit, dan lain sebagainya sampai-sampai Anda
kesal karena tak bisa menghabiskan uang seperti saat Anda single dulu.
Masalah keluarga
Belum
memiliki anak, yang biasanya mengganggu adalah anggota keluarganya. Ada
saja masalah yang timbul karena keluarga, semisal kurang cocok dengan
mertua atau dengan saudara ipar.
Dan umumnya, para pasangan masih membela keluarganya masing-masing.
Tekanan kerja
Karena
sudah menikah tentunya tanggung jawab lebih besar. Dan tanggung jawab
tersebut di beberapa kesempatan membuat pekerjaan menjadi tekanan yang
jauh lebih besar.
Apabila dulu saat atasan marah-marah Anda bisa
kabur bersama teman-teman sekedar berkaraoke ria, karena sudah menikah
Anda harus mencari cara melupakan masalah yang berbeda. Dan hal ini akan
membuat beban Anda semakin menumpuk sehingga Anda merasa bahwa
pekerjaan Anda semakin berat saja.
Pekerjaan rumah tangga
Kalau
dulu sih malas mencuci baju bisa laundry, malas beres-beres tempat
tidur, Anda bisa meninggalkannya begitu saja dan menunggu mood untuk
bersih-bersih. Namun, Anda tidak bisa melakukan hal yang sama setelah
menikah. Adalah tanggung jawab Anda untuk bersih-bersih rumah dan
beberes. Di mana Anda memang tidak bisa bersantai-santai dan memiliki
tugas lebih sebagai pelaku rumah tangga.
Sensitif
Pasangan
muda biasanya sensitif dan mudah tersinggung. Karena sedang dalam masa
penyesuaian diri, maka ada saja hal-hal kecil yang membuat tersinggung
dan ingin marah. Padahal sebenarnya masalah tersebut bisa lho kalau
tidak dibesar-besarkan.
Yang jelas, pertengkaran sebenarnya
adalah hal yang wajar antara kedua orang (sekalipun pasangan). Karena
tidak ada orang yang selalu memiliki pemikiran dan persepsi yang sama,
maka adalah hal yang biasa bila sepasang suami istri bisa berbeda
pendapat.
Jika hal itu sedang Anda alami, let it flow dan take
it easy saja. Jangan banyak dimasukkan ke dalam hati dan lakukan hal-hal
positif yang akan membuat Anda semakin mengenal dirinya. Curi waktu
untuk berbincang dan bercanda santai atas masalah-masalah tersebut
sehingga bisa diselesaikan tanpa membuat Anda bertengkar.

No comments
Post a Comment